Cara Penilaian Penanaman Sikap PAUD Kurikulum 2013



Cara Penilaian Penanaman Sikap PAUD Kurikulum 2013. Tujuan penilaian adalah untuk mengetahui sejauh mana perubahan sikap dan perilaku anak-anak setelah mengikuti kegiatan pembelajaran.
Kegiatan penilaian dilakukan oleh pendidik secara berkesinambungan dan terus menerus agar perubahan sikap dan perilaku anak dapat dilihat secara utuh.

Cara Penilaian Penanaman Sikap PAUD Kurikulum 2013

A. Prinsip Penilaian

  1. Menyeluruh, artinya penilaian hendaknya mencakup aspek proses dan hasil penanaman sikap yang secara bertahap menggambarkan perubahan sikap dan perilaku anak.
  2. Berkesinambungan, artinya penilaian dilakukan secara berencana, bertahap dan terus menerus untuk memperoleh gambaran menyeluruh terhadap hasil penanaman sikap kebangsaan.
  3. Obyektif, penilaian dilakukan seobyektif mungkin sesuai dengan apa yang dialami atau terjadi pada diri anak dengan memperhatikan perbedaan keunikan masing-masing individu.
  4. Mendidik, artinya hasil penilaian digunakan untuk membina dan mendorong anak-anak dalam meningkatkan kemampuan atau mengembangkan sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai karakter kebangsaan.
  5. Kebermaknaan, artinya hasil penilaian harus bermakna baik bagi pendidik, orang tua, anak didik dan pihak lain yang memerlukan.
Cara Penilaian Penenaman Sikap PAUD Kurikulum 2013

B. Cara Penilaian

Penilaian penanaman sikap dapat dilakukan melalui kegiatan :

  1. Pengamatan, yaitu suatu cara untuk mengetahui perkembangan atau perubahan sikap dan perilaku anak dalam kehidupan sehari-hari dengan cara melihat secara langsung.
  2. Wawancara, yaitu menanyakan kepada anak secara langsung tentang kegiatan bermain yang dilakukannya. Pendidik atau pengasuh dapat menanyai anak-anak ketika mereka melakukan kegiatan dengan tujuan untuk mengetahui dan memperkuat gagasan mainnya.

C. Instrumen Penilaian

Instrumen penilaian menggunakan format capaian hasil perkembangan seperti yang tercantum dalam Pedoman Penilaian (Lihat disini dan juga disini), karena penilaian perkembangan sikap menjadi satu kesatuan dengan perkembangan lainnya.

D. Pengembangan Indikator

Indikator kemampuan sikap dikembangkan dengan merujuk kepada cakupan setiap Kompetensi Dasar Sikap dengan dasar teori yang relevan. Indikator perkembangan sikap juga menyatu dengan indikator pengetahuan dan sikap yang sudah dikelompokkan sesuai dengan aspek perkembangan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Format Penilaian Pencapaian Perkembangan Anak yang terdapat dalam Pedoman Penilaian.



E. Pelaporan

Sama halnya dengan penilaian, pelaporan perkembangan sikap juga menyatu dengan kompetensi pengetahuan dan keterampilan yang disajikan per kelompok aspek perkembangan. Pelaporan disajikan dalam bentuk narasi yang menerangkan ketercapaian perkembangan dan aspek yang masih harus didukung orang tua agar segera mencapai kematangan perkembangan.