6 Peran Guru PAUD Dalam Proses Pembelajaran /Pelaksana



6 Peran Guru PAUD Dalam Proses Pembelajaran Anak / Pelaksana Pembelajaran. Peran guru PAUD dalam pembelajaran PAUD adalah meliputi peran pendidik sebagai fasilitator, motivator, model perilaku pengamat, pendamai dan pengasuh. Apa saja penjelasan dari masing-masing peran guru dalam pembelajaran di PAUD kita lihat berikut ini:

6 Peran Guru PAUD Dalam Proses Pembelajaran Anak

1. Fasilitator

Anak merupakan pembelajar yang aktif. Anak mampu mengkonstruksikan pengetahuannya sendiri dari pengalaman fisik dan sosialnya. Oleh karena itu pendidik hendaknya mampu berperan sebagai fasilitator, bukan berperan sebagai pengajar.

Pendidik bertugas mengarahkan apa yang sebaiknya dilakukan anak dan mengusahakan sumber belajar yang berguna serta dapat menunjang pencapaian tujuan dan proses pembelajaran.

2. Motivator

Karakteristik anak usia dini diantaranya mudah frustasi. Umumnya anak masih mudah kecewa bila menghadapi sesuatu yang tidak memuaskan.oleh karena itu pendidik berperan sebagai motivator bagi anak.



Pendidik dapat memberi dorongan dan semangat saat anak mengalami kesulitan atau kegagalan dalam melakukan sesuatu. Pendidik juga dapat memberikan penguatan terhadap perilaku-perilaku positif anak, sehingga anak menampilkan berperilaku yang diharapkan.

peran guru paud peran guru paud dalam pembelajaran terpadu peran guru paud dalam pembelajaran peran guru paud dalam perawatan anak peran guru paud di sekolah peran guru paud dalam pembangunan peran guru paud dalam proses pembelajaran peran guru paud dalam pendidikan

3. Model Perilaku

Perilaku anak merupakan hasil adaptasi dari apa yang dilakukan dan diberikan oleh lingkungan sekitarnya. Anak-anak memetik banyak pelajaran dari mengamati dan meniru orang lain di sekitarnya.

Anak akan tahu sesuatu adalah baik atau buruk, benar atau salah adalah dari proses mengamati dan meniru orang lain. Oleh karena itu pendidik harus berperan sebagai model perilaku anak.

Pendidik tidak akan bisa mengajarkan apa yang tidak dilakukannya. Bagaimana mungkin Pendidik bisa mengajarkan tentang kebersihan, jika pendidik sendiri tidak cinta kebersihan? Bagaimana pendidik dengan meja yang berantakan mengharapkan anak untuk menjadi rapi?

4. Pengamat

Peran sebagai pengamat dilakukan oleh pendidik saat pelaksanaan proses pembelajaran. Dia melakukan pengamatan partisipatif, artinya bahwa pengamatan tersebut dilakukan sambil terlibat dalam kegiatan anak dan berinteraksi dengan mereka.

Pendidik mengamati perilaku anak dalam melakukan kegiatan, hasil karya anak dan juga pernyataan pernyataan yang dikeluarkan anak saat dia berinteraksi dengan teman sebaya atau pendidik. Hasil pengamatan dicatat, diberi komentar dan diinterpretasikan sebagai bahan untuk merancang program pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak.

5. Pendamai

Pertengkaran bagi anak adalah hal yang biasa terjadi. Perbedaan pendapat atau keinginan dan berebut mainan sering kita lihat. Meski setelah bertengkar, beberapa saat kemudian sudah bermain bersama lagi, pendidik tetap harus membantu menyelesaikan konflik dan mendamaikan mereka.

Pendidik tidak sekedar menasihati mereka dan meminta mereka untuk berbaikan. Tetapi juga dapat menawarkan beberapa cara menyelesaikan konflik yang terjadi di antara mereka. Dengan cara ini anak akan belajar juga cara cara menyelesaikan masalah tanpa harus menimbulkan keributan

6. Pengasuh

Anak Usia Dini merupakan individu yang masih memiliki ketergantungan pada orang dewasa. Mereka masih belajar untuk menjadi sosok yang mandiri dan belajar untuk mengontrol dirinya sendiri. Adakalanya, mereka rewel atau menangis yang disebabkan oleh banyak hal.

Bahkan mungkin juga anak mengompol atau buang air besar di celana. Oleh karen itu pendidik harus dapat berperan sebagai pengasuh. Dalam perannya ini, pendidik mencoba untuk menenangkan anak, membuat anak nyaman dan dapat juga membantu anak membersihkan diri di kamar mandi.

Selain dalam proses pembelajaran sehari-hari, Guru PAUD juga berperan dalam sektor lain di lembaga PAUD, silahkan baca Peran Guru PAUD Dalam Pendidikan Anak Usia Dini