PAUD (TK KB TPA SPS) Tetap Melaksanakan Kurikulum PAUD 2013



Lembaga PAUD diwajibkan melaksanakan Kurikulum PAUD 2013, itu artinya PAUD (TK KB TPA SPS) Tetap Melaksanakan Kurikulum PAUD 2013. Terkait dengan penghentian pelaksanaan Kurikulum 2013 pada sebagian satuan pendidikan dasar dan pendidikan menengah, kalangan penggiat PAUD banyak yang bingung bagaimana pelaksanaan Kurikulum 2013 pada satuan PAUD.

Sebagai jenjang paling dasar, Kurikulum 2013 PAUD Pendidikan Anak Usia Dini diharapkan menjadi fundamental penyiapan peserta didik menjadi lebih siap dalam memasuki jenjang pendidikan lebih tinggi. Untuk pencapaian tujuan tersebut maka perlu diberikan pedoman, pelatihan, dan acuan-acuan yang dapat dijadikan sebagai rujukan para pendidik menerapkan kurikulum 2013 PAUD Pendidikan Anak Usia Dini di satuan pendidikannya.

Pemberlakuakuan Kurikulum PAUD 2013 ini sudah didukung dengan berbagai panduan dan strategi pembelajaran saintifik kurikulum 2013. Misalnya pedoman Implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini sebagai jembatan penghubung dari kajian yuridis, filosofis, sosiologis, teoretis, dan pedagogis yang menjadi landasan pengembangan kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini menjadi langkah praktis dalam menerapkan kurikulum 2013 kepada peserta didik di satuan PAUD masing-masing.

PAUD (TK KB TPA SPS) Tetap Melaksanakan Kurikulum PAUD 2013

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 160 Tahun 2014 tentang Pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013 yang ditandatangani pada tanggal 11 Desember 2014, pada pasal 7 ditetapkan bahwa  satuan PAUD melaksanakan kurikulum 2013 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.



Pasal 7 : 
Satuan pendidikan  anak usia dini melaksanakan  Kurikulum 2013 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang¬≠undangan.

Adapun peraturan perundang-undangan yang dimaksud adalah Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional PAUD sebagai pengganti Permendiknas nomor 58 Tahun 2009, dan Permendikbud nomor 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 PAUD.

Melalui PAUD, pada saat anak menyerap segala macam, pikirannya tumbuh paling cepat, mereka dikenalkan: huruf, bilangan, bangun. Mereka juga dididik: menyusun pertanyaan, menjawab pertanyaan, menceritakan pengalaman, menemukan pola, menyanyi, menjiplak patung, membuat menara, dan bermain secara akrab dengan anak-anak lain, dengan didampingi guru yang memberikan arahan sehingga hasilnya makin baik.

PAUD menggabungkan anak-anak dari bermacam-macam latar belakang sosial, ekonomi, bahkan yang berkebutuhan khusus sehingga mereka bisa belajar bareng dan semuanya bisa meningkat berbarengan. Tidak ada pembedaan strata yang cenderung akan menyebabkan terjadinya kesenjangan masif.
PAUD bermutu dijalankan oleh guru terdidik yang kompeten, bukan pengasuh bayi.