Review Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran PAUD. Efektif tidaknya pemanfaatan TIK bagi proses tumbuh kembang anak usia dini mutlak menjadi pertimbangan para guru sebelum menentukan untuk memilih jenis perangkat yang tepat.



Oleh sebab itu, pemanfaatan TIK dalam pembelajaran perlu dirancang, direncanakan, dilaksanakan dan selalu dievaluasi dari waktu ke waktu agar pemanfaatan TIK dalam pembelajaran PAUD dapat benar-benar optimal.

Review Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran PAUD

Berdasar dari penjelasan manfaat TIK dalam Pembelajaran PAUD yang sudah disajikan, peran TIK memang memberikan sumbangsih yang cukup besar bagi para Pendidik atau Guru PAUD tetapi TIDAK untuk anak usia dini.

Mulai dari TV, gadget mainan, sampai pengenalan komputer untuk anak TIDAK disarankan karena pesan dari para pendiri CEO perusahaan teknologi seperti Reddit1, Microsoft2, Facebook3, dan Google4 serta Apple5 yang dikutip dari Snopes.com menyatakan bahwa:

Teknologi mengganggu kreativitas dan ide-ide genius yang bisa didapatkan melalui gerakan badan, gerakan jemari, dan interaksi manusia-ke-manusia.

Banyak sumber di Internet dan menyatakan pernyataan tersebut fakta, sebagai contoh berikut ini adalah sumber yang kredibel yang mendukung pernyataan di atas:



  1. Reddit cofounder Alexis Ohanian and tennis icon Serena say they plan on limiting their daughter’s screen time as she gets older. Sumber
  2. Tech billionaires such as Bill Gates and Steve Jobs advocated limiting children’s use of technology. Sumber
  3. Facebook founder Mark Zuckerberg’s reported desire to have his daughter read Dr. Seuss and play outside. Sumber dan Former Facebook exec won’t let own kids use social media, says it’s ‘destroying how society works’ Sumber
  4. Google CEO Sundar Pichai’s middle-school-aged son doesn’t own a cell phone, and television is not easily accessible. Sumber
  5. They haven’t used it. We limit how much technology our kids use at home. Sumber
Baca Juga:  Hindarkan Gadget / Handphone / TV dari Anak Usia 2 Tahun

Anak-anak dari para CEO perusahaan teknologi diatas justru menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah konvensional. Di sana anak-anak bermain dengan tanah, berlari di lapangan, berkenalan dengan alam, dan bukan barang-barang elektronik yang sophisticated.

Mereka tidak diberikan smartphone oleh orang tuanya, melainkan hanya telepon genggam kuno yang hanya berfungsi untuk telepon dan SMS. Mereka berkata justru dengan pendidikan seperti inilah, kreativitas anak bertumbuh tanpa batas. Dan mereka yang kelak mampu menginovasi alat-alat seperti iPad, Andnroid, dll.

review pemanfaatan tik untuk paud manfaat tik untuk paud pemanfaatan tik di paud manfaat tik bagi anak usia dini manfaat tik bagi paud manfaat tik di paud Review Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran PAUD

Artikel Tentang Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran PAUD

Sebagai referensi ilmu pengetahuan, kami bagikan artikel tentang pemanfaatan yang berguna bagi pendidik dan orang tua guna mendidik anak sehingga optimal:

  1. Bagi yang bertanya-tanya tentang apa itu TIK Klik Disini
  2. Fungsi Prinsip dan Manfaat TIK Dalam Pembelajaran PAUD
  3. Hindarkan Anak Dari Tayangan TV Tidak Mendidik
  4. Jenis TIK Yang Dimanfaatkan Dalam Pembelajaran PAUD
  5. Pesan Petinggi Teknologi: Stop TIK Pada Anak Usia Dini
  6. Hindarkan Gadget / Handphone / TV dari Anak Usia 2 Tahun
  7. Selamatkan Anak Dari Asuhan Televisi
  8. FAKTA: Bos iPad Larang Anaknya Bermain iPad

Rekomendasi Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran PAUD

Setelah membaca artikel yang kami sajikan diatas, dapat dirangkum bahwa pemanfaatan TIK untuk pembelajaran PAUD SEBAIKNYA digunakan hanya oleh Pendidik atau Guru PAUD. Dengan demikian pemanfaatan komputer dan internet akan sangat berguna untuk mengakses informasi perkembangan PAUD terbaru melalui internet, terlebih bagi sekolah PAUD yang berada di pelosok desa. Intinya: Anak tidak dibenarkan menggunakan gadget atau smart phone dengan alasan apapun.

Mulai Kapan Dikenalkan Gadget pada Anak?

Jeff Seibert, mantan eksekutif di Twitter, mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan teknologi ini tidak hanya melacak gambar apa yang telah dilihat tetapi “berapa lama Anda melihatnya.” Tristan Harris, mantan ahli etika desain di Google dan salah satu pendiri Center for Humane Technology, mengatakan ini adalah kecerdasan buatan atau AI di balik aplikasi yang mengetahui apa yang Anda suka, dan jenis gambar dan video apa yang akan membuat Anda tetap terlibat di platform social media.

Baca Juga:  Perlukah Pembelajaran Komputer Sejak Usia Dini

Smartphone tahu kapan Anda atau anak Anda kesepian, bosan, tertekan, melihat foto-foto kelompok teman, keluarga, atau siapapun. Algoritma teknologi dapat memprediksi jenis emosi apa yang cenderung memicu Anda dan cara terbaik untuk membuat Anda terus scroll atau mengetik. Media sosial kini digolongkan sebagai aktivitas yang membuat kecanduan karena membuat “psikologi melawan Anda” sehingga Anda tetap terpaku pada layar. Mengerikan ya?



penawaran kerjasama paud jateng