Syarat Penataan Sarana Bermain Dalam Ruang/ Indoor



NSPK Sarpras PAUD. Persyaratan Penataan Sarana Bermain dalam ruang (indoor) –Pendidik atau guru PAUD akan menata sarana bermain APE dalam ruang (in-door) bagi anak didiknya maka perlu memahami beberapa persyaratan penataan seperti:

Syarat Penataan Sarana Bermain Dalam Ruang/ Indoor

a. Keamanan mainan dari sifat fisik dan mekanis
Adalah suatu aspek keamanan mainan yang dapat dilihat oleh mata, mulai dari bahan baku, keamanan produk dan keamanan kemasan.

1. Semua material harus kasat mata bersih dari segala macam kotoran, kutu, jamur, karatan, dan binatang kecil lainnya.

2. Jika berbahan kayu



  • Berasal dari kayu dengan kekeringan MC 0,6 – 0,8.
  • Tidak Bluestain ,tidak blackstain.
  • Tidak berrongga-rongga (pinhole) karena kemungkinan akan menyebabkan tempat hidup binatang kecil.
  • Tidak mengandung bahan pengawet asam borat (BAE dicampur boraks) maupun bahan pengawet lainnya karena akan menimbulkan alergi pada anak didik.
  • Kayu harus bertektur halus, sehingga jika digigit tidak menimbulkan serpihan(flakes) tajam. Dan juga memiliki daya cengkeram.

3. Jika Berbahan Kain

  • Kain dapat melindungi dari sinar matahari yang kuat
  • Tekstil yang diberi antimicrobial dapat mencegah anak didik menderita neurodermatitis (peradangan kulit). 
  • Tidak ada zat berbahaya yang dapat masuk melalui mulut ataupun pernafasan baik itu yang bersifat karsinogen, ataupun alergi. Yang mengandung pestisida maupun logam berat. Pelembut (phthalates) maupun formaldehyde. Kain harus mempunyai nilai pH yang aman untuk kulit.

4. Jika Berbahan Plastik
Plastik berbahaya jika mengandung :

  • Phthalates 
  • Tiga macam phthalates (DEHP, DBP, dan BBP) 
  • Bisphenol A (BPA) 
  • Hindari plastik dengan kode daur ulang  : #3. #6, #7, rekomendasi gunakan #1 & #5

5. Jika Berbahan Cat

  • Cat tidak boleh beracun (non-toxic), tidak mengandung logam berat (Cadmium, Plumbum, Bromin, Cuprum, Besi, Cobalt, Tin, dll) pada tingkat diluar kewajaran. Kandungan Merkuri sangat tidak diperbolehkan. 
  • Satuan yang diperbolehkan untuk Cuprum, Iron, Cobalt, Zirconium, Vanadium, dan Tin adalah 1000 mg/l.
  • Harus  ada sertifikat kelayakan (certificate report)
Syarat Penataan Sarana Bermain Dalam Ruang/ Indoor

6. Jika memiliki Bagian kecil (small parts)
Bagian kecil adalah bagian yang melekat atau terlepas pada mainan yang ukurannya lebih kecil dari 3,17 cm

7. Permukaan

  • Permukaan harus halus, tidak ada burr (kasar) atau flakes (pecahan) yang disebabkan oleh pencetakan plastik yang tidak sempurna, atau pengampelasan yang tidak sempurna.
  • Pemilihan bahan baku juga dapat mempengaruhi tingkat kemungkinan terjadinya flakes dan burr.
  • Kayu berkualitas baik akan kecil kemungkinannya untuk burr begitu juga dengan bijih plastik dan alat pencetakan yang berkualitas.

8. Ujung runcing dan sisi tajam

  • Sebuah mainan tidak boleh memiliki sisi tajam dan ujung runcing.
  • Sisi (bagian pinggir) dari sebuah mainan harus memiliki kelengkungan (round) 0,3 mm.
  • Ujung (pertemuan 3 sisi atau lebih) dari mainan harus memiliki round 2 mm.
  • Bentuk kerucut mainan-pun harus mengikuti aturan ini. (tidak termasuk kerucut untuk praktikum)

9. Panjang tali (cord)

  • Panjang tali yang digunakan dalam mainan tidak boleh memungkinkan anak didik untuk terjerat. Untuk anak didik usia 3 tahun kebawah tidak boleh kurang dari 22 cm.
  • Tali yang digunakan pada mainan seperti meronce (lacing) bukan benang/nilon yang memungkinkan anak didik terluka atau tersayat.

10. Permukaan yang dapat disentuh
Merupakan permukaan dari sebuah mainan yang masih bisa disentuh oleh anak didik secara langsung (menggunakan tangan). Daerah ini harus halus dan bebas serbuk dan serpihan (burr juga flakes,) yang mungkin akan melukai anak didik. Jika berupa lobang (lingkaran atau bentuk lain) tidak menyebabkan jari anak didik terjepit atau susah dikeluarkan lagi

11. Mainan yang didekatkan ke telinga
Sebuah mainan yang menghasilkan suara dan didekatkan ditelinga tidak boleh mencapai 65 dB. Sedangkan mainan yang masih menghasilkan suara tapi tidak didekatkan ketelinga tidak boleh mencapai 85 dB. Untuk suara ledakan (impulsive sound) tidak boleh mencapai 95 dB. Sedangkan mainan lain yang mungkin meledak tidak boleh mencapai 115 dB. Sedangkan yang menggunakan alat ledak (seperti petasan) tidak boleh mencapai 125 dB.

12. Alat permainan air (aquatic toys)
Inlet juga harus melekat kuat dengan tutup yang rapat dan kesat. Inlet, harus bisa disembunyikan, dengan tutupnya tidak menyembul lebih dari 5 mm dari permukaan mainan. Pelampung mainan harus memiliki dua lapisan, sehingga jika lapisan luar bocor lapisan kedua masih bisa melindungi anak didik dari tenggelam. Mainan yang biasa digunakan pada kamar mandi, dan perahu karet tidak termasuk.

13. Mainan yang dioperasikan baterai. 
Disini merupakan mainan yang hanya berfungsi jika dipasangkan baterai. Tempat baterai harus tersembunyi, tidak boleh memiliki tepi tajam ataupun ujung runcing. Seluruh kabel yang digunakan harus tersembunyi dengan baik, untuk mengindari dari efek kejutan ringan listrik pada anak didik.

14. Mainan proyektil (projectil toys)
Terdiri dari proyektil yang bisa dilontarkan secara bebas atau terarah. Jari-jari dari proyektil harus lebih dari 2 mm. Pelontar harus berbentuk melengkung untuk mengurangi kemungkinan injury/cedera. Ketika dilontarkan tidak boleh melukai atau menghasilkan sisi tajam.Mainan Dart dengan ujung runcing tidak diperuntukkan untuk anak didik-anak didik.

15. Mainan yang mudah roboh

  • Seperti balok, harus disesuaikan massa dan beratnya kepada usia anak didik.
  • Anak didik yang masih bayi (lebih tidak berdaya) tidak dapat diberikan mainan balok unit.
  • Begitu pula, untuk Giant Block tidak mungkin terbuat dari kayu atau plastik solid yang akan melukai anak didik ketika terjatuh.

16. Mainan yang dikendarai (driving mechanism)

  • Termasuk diantaranya skuter, sepeda, hingga satuan dari gir-gir.
  • Mainan ini harus tertutup sehingga sulit diakses anak didik, untuk meminimalisasi luka (baik tergores, terjepit, atau tertusuk).
  • Untuk mengendarai sepeda dan skuter harus menggunakan alat pengaman.
  • Juga tetap harus memperhatikan keamanan sisi tajam dan ujung runcing.

17. Bahan yang mengembang (Expanding materials)

  • Tidak boleh dapat mengembang lebih dari 50% dari ukuran sebelumnya.
  • Suhu air untuk mengembangkan kurang lebih 21 ± 5 ºC dalam waktu 2 ± 0,5 jam.
  • Jangan sampai tertelan, karena akan fatal hingga menyebabkan kematian. 

18. Melukis dengan jari (Finger paints)

  • Harus menggunakan pewarna makanan yang aman untuk anak didik. Bisa juga pewarna kosmetik, pada taraf dan jenis tertentu.
  • TIDAK BOLEH: Karsinogenik, mutagenik, menghasilkan racun, korosif, mengiritasi kulit.
  • Tidak boleh diberi pemanis, perasa, atau wangi-wangian.
  • Nilai pH antara 4-9

19. Kaca Pembesar

  • Bahan kaca tidak terbuat dari kaca asli, tapi juga harus kuat sehingga tidak mudah pecah.
  • Jika masih ada kemungkinan untuk pecah, maka serpihannya cukup besar untuk dilihat dan dipegang orangtua dan tidak mudah menggores.

b. Keamanan dari sifat kemudah terbakaran
– Tidak mudah terbakar
– Jika terbakar tidak melekat pada kulit

c. Keamanan mainan dari perubahan bahan (migrasi elemen) tertentu 

  • Pewarna yang tidak mudah luntur jika kontak dengan tubuh anak didik atau bahan lainya. 
  • Pewarna atau cat yang tidak beracun jika termakan dan menimbulkan alergi.
  • Bahan yang mudah mengelupas.
  • Bahan yang mengandung zat logam berat misalnya; barium (Br), plumbum (Pb), dsb.