KD-1 Kompetensi Dasar Sikap spiritual PAUD K-13



KD-1 Kompetensi Dasar Sikap spiritual PAUD K-13, berikut ini adalah apa yang harus dipahami guru dalam KD-1 Kompetensi Dasar Sikap spiritual PAUD Anak Usia Dini Kurikikulum 2013.

KD-1 Kompetensi Dasar Sikap spiritual PAUD K-13

1.1 Mempercayai adanya Tuhan melalui ciptaan-Nya

Sikap mempercayai adanya Tuhan ditenggarai dengan perilaku anak mengetahui sifat Tuhan sebagai pencipta, mengenal ciptaan-ciptaan Tuhan, mengucapkan kalimat takjub saat melihat ciptaan Tuhan.

Upaya yang dapat dilakukan guru di antaranya :

  1. pembiasaan mengenalkan ciptaan Tuhan yang ada di lingkungan, berupa benda, tumbuhan, orang-orang sebagai ciptaan Tuhan; 
  2. pembiasaan mengucapkan kalimat takjub melihat ciptaan Tuhan; 
  3. membiasakan ibadah sehari-hari.
spiritual anak spiritual anak usia dini spiritual anak indigo perkembangan spiritual anak usia dini perkembangan spiritual anak sd spiritual pada anak pendidikan spiritual anak usia dini aspek spiritual anak usia dini melatih spiritual anak meningkatkan kecerdasan spiritual anak mengembangkan kecerdasan spiritual anak makalah perkembangan spiritual anak tahap perkembangan spiritual anak membangun kecerdasan spiritual anak teori kecerdasan spiritual anak buku kecerdasan spiritual anak definisi perkembangan spiritual anak definisi kecerdasan spiritual anak melatih kecerdasan spiritual anak kecerdasan spiritual anak kecerdasan spiritual anak usia dini



1.2 Menghargai diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar sebagai rasa syukur kepada Tuhan

Sikap menghargai diri, orang lain, dan lingkungan terlihat dari perilaku anak yang menghormati (toleransi) pada agama orang lain, terbiasa mengucapkan keagungan Tuhan
saat melihat ciptaan-Nya, terbiasa merawat kebersihan diri, tidak menyakiti diri atau teman, menghargai teman (tidak mengolok-olok), hormat pada guru dan orang tua, menjaga serta merawat tanaman dan binatang peliharaan.

Upaya yang dapat dilakukan guru di antaranya :

  1. mengenalkan anak dengan agamanya dan agama teman yang berbeda; 
  2. membiasakan anak saling menghormati teman saat melaksanakan ibadahnya; 
  3. membiasakan mengucapkan pujian sesuai dengan agama (misalnya Subhanallah untuk islam, Puji Tuhan untuk Kristen) saat melihat sesuatu yang menakjubkan; 
  4. mengajak anak mengamati dan mengenal dirinya dengan baik sebagai mahluk ciptaan Tuhan yang sempurna dan bermanfaat/berguna bagi orang lain serta lingkungan sekitar; 
  5. berdiskusi dengan anak untuk menumbuhkan kesadaran bahwa dirinya, orang lain dan lingkungan sekitar adalah makhluk ciptaan Tuhan yang penting dan saling mempengaruhi; 
  6. mengajak anak merawat, memelihara dan mengembangkan dirinya, orang lain dan lingkungan sekitar sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan; 
  7. Anak diajak memikirkan apa yang akan dirasakannya bila salah satu fungsi alat-alat tubuh sakit atau tidak ada. Anak juga diajak merasakan apa yang dirasakan jika tidak ada tumbuhan, tidak ada binatang dan lainnya; 
  8. pembiasaan mengucapkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Tuhan atas diri, orang lain dan lingkungan yang bermanfaat; 
  9. pembiasaan menghargai keberadaan orang lain (orang tua, keluarga, teman); 
  10. pembiasaan menyayangi binatang.