Keunggulan /Kelebihan Pembelajaran Tematik PAUD



Keunggulan /Kelebihan Pembelajaran Tematik PAUD daripada dibandingkan pembelajaran yang tanpa menggunakan konteks (tema).

Pendekatan pembelajaran tematik adalah suatu cara pandang dalam menyelenggarakan pembelajaran yang menggunakan berbagai konteks dalam kehidupan anak sehari-hari. Konteks itu sendiri terdiri dari benda, peristiwa, keadaan atau pengalaman yang berada dalam kehidupan sehari-hari dan mungkin dialami oleh anak pada suatu waktu.

Pemilihan konteks ini memungkinkan guru dapat mengembangkan suatu strategi pembelajaran bermakna, utuh dan terpadu yang mengkaitkan antara pembelajaran satu dengan pembelajaran lainnya. Pendekatan pembelajaran tematik lebih mengutamakan pembahasan berbagai konteks yang dimaksud, terutama aspek pengalaman belajar siswa.

Dengan demikian pembelajaran tematik menjadi bersahabat, menyenangkan, tetapi tetap bermakna bagi siswa. Dalam menanamkan konsep atau pengetahuan dan keterampilan, anak didik tidak harus dilatih dalam bentuk drill, tetapi anak belajar melalui pengalaman langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang sudah dipahami. Bentuk pembelajaran ini dikenal dengan pembelajaran terpadu dan pembelajarannya sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan anak didik.



Keunggulan /Kelebihan Pembelajaran Tematik PAUD

Keunggulan /Kelebihan Pembelajaran Tematik PAUD

Pendekatan pembelajaran tematik memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan bentuk pembelajaran yang tanpa menggunakan konteks (tema). Beberapa keungulan yang dimaksud adalah:

  1. Siswa mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu.
  2. Siswa dapat mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi mata pelajaran dalam tema yang sama.
  3. Pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan.
  4. Kompetensi berbahasa bisa dikembangkan lebih baik dengan mengaitkan mata pelajaran lain dan pengalaman pribadi anak.
  5. Anak lebih bergairah belajar karena mereka bisa berkomunikasi dalam situasi yang nyata, misalnya bertanya, bercerita, menulis deskripsi, menulis surat, dan sebagainya untuk mengembangkan ketrampilan berbahasa sekaligus untuk mempelajari mata pelajaran lain.
  6. Guru dapat menghemat waktu karena mata pelajaran yang disajikan secara terpadu dapat dipersiapkan sekaligus dan diberikan dalam 2 atau 3 kali pertemuan. Waktu selebihnya dapat digunakan untuk kegiatan remedial, pemantapan atau pengayaan.
  7. Menyediakan kesempatan pada anak untuk terlibat langsung dengan objek yang sesungguhnya.
  8. Menciptakan kegiatan yang melibatkan seluruh indera anak. 
  9. Membangun kegiatan dari minat anak.
  10. Membantu anak membangun pengetahuan baru.
  11. Memberikan kegiatan dan rutinitas yang ditujukan untuk mengembangkan seluruh aspek perkembangan.
  12. Mengakomodasi kebutuhan siswa akan kebutuhannya untuk kegiatan dan gerak fisik, interaksi sosial, kemadirian, konsep diri yang positif.
  13. Memberikan kesempatan menggunakan permainan untuk menterjemahkan pengalaman kepada pemahaman.
  14. Menghargai perbedaan individu, latar belakang, pengalaman di rumah yang dapat dibawa anak ke kelas.