5 Tingkatan Perkembangan Psikomotorik Anak Usia Dini



5 Tingkatan Perkembangan Psikomotorik Anak Usia Dini Menurut para ahli —Bloom menyatakan bahwa rentangan penguasaan psikomotorik ditunjukkan oleh gerakan yang kaku sampai kepada gerakan yang lancar dan luwes, sedangkan Dave memperjelasnya dengan mengklasifikasikan domain psikomotorik ke dalam lima kategori mulai dari tingkatan yang paling rendah sampai pada tingkatan yang paling tinggi sebagai berikut.

5 Tingkatan Perkembangan Psikomotorik Anak Usia Dini

1.  Peniruan (Imitation)

Peniruan merupakan suatu keterampilan untuk menirukan sesuatu gerakan yang telah dilihat, didengar atau dialaminya. Jadi kemampuan ini terjadi ketika anak mengamati suatu gerakan, dimana ia mulai memberi respons serupa dengan apa yang diamatinya. Gerakan meniru ini akan mengurangi koordinasi dan kontrol otot-otot saraf, karena peniruan gerakan umumnya dilakukan dalam bentuk global dan tidak sempurna.

Contoh gerakan ini adalah menirukan gerakan binatang, menirukan gambar jadi tentang suatu gerakan dan menirukan langkah tari.

2.  Penggunaan Konsep (Manipulation)

Penggunaan konsep merupakan suatu keterampilan untuk memanipulasi dalam melakukan kegiatan (gerakan). Keterampilan manipulasi ini menekan-kan pada perkembangan kemampuan mengikuti pengarahan, penampilan gerakan-gerakan pilihan dan menetapkan suatu penampilan melalui latihan.



Jadi penampilan gerakan anak menurut petunjuk-petunjuk dan tidak hanya meniru tingkah laku saja. Contohnya adalah menjalankan mesin, menggergaji, melakukan gerakan senam kesegaran jasmani yang didemontrasikan.

5 Tingkatan Perkembangan Psikomotorik Anak Usia Dini perkembangan psikomotorik anak perkembangan psikomotorik anak usia sd perkembangan psikomotorik anak usia sekolah dasar perkembangan psikomotorik anak usia 5 tahun perkembangan psikomotorik anak usia dini perkembangan psikomotorik anak sd perkembangan psikomotorik anak sekolah dasar perkembangan psikomotorik anak smp perkembangan psikomotorik anak tk makalah perkembangan psikomotorik anak aspek perkembangan psikomotorik anak teori perkembangan psikomotorik anak aspek perkembangan psikomotorik anak usia dini aspek perkembangan psikomotor anak perkembangan fisik dan psikomotorik anak perkembangan psikomotor anak usia sekolah dasar perkembangan psikomotorik pada anak pengertian perkembangan psikomotorik anak tahap perkembangan psikomotorik anak tahapan perkembangan psikomotorik anak perkembangan kognitif afektif dan psikomotorik anak

3.  Ketelitian (Presition)

Ketelitian merupakan suatu keterampilan yang berhubungan dengan kegiatan melakukan gerakan secara teliti dan benar. Keterampilan ini sebenarnya hampir sama dengan gerakan manipulasi tetapi dilakukan dengan kontrol yang lebih baik dan kesalahan yang lebih sedikit.

Keterampilan ini selain membutuhkan kecermatan juga proporsi dan kepastian yang lebih tinggi dalam penampilannya. Respons-respons lebih terkoreksi dan kesalahan dibatasi sampai pada tingkat minimum.

Contoh gerakan ini adalah gerakan mengendarai/menyetir mobil dengan terampil, berjalan di atas papan titian.

4.  Perangkaian (Articulation)

Perangkaian adalah suatu keterampilan untuk merangkaikan bermacam- macam gerakan secara berkesinambungan. Gerakan artikulasi ini menekan- kan pada koordinasi suatu rangkaian gerakan dengan membuat urutan tepat dan mencapai yang diharapkan atau konsistensi internal antara gerakan-gerakan yang berbeda.

Contoh keterampilan gerakan ini adalah mengetik dengan ketepatan dan kecepatan tertentu, menulis, menjahit.

5.  Kewajaran/Pengalamiahan (Naturalization)

Kewajaran adalah suatu keterampilan untuk melakukan gerakan secara wajar. Menurut tingkah laku yang ditampilkan, gerakan ini paling sedikit mengeluarkan energi baik fisik maupun psikis. Gerakan ini biasanya dilakukan secara rutin sehingga telah menunjukkan keluwesannya.

Misalnya memainkan bola dengan mahir, menampilkan gaya yang benar dalam berenang, mendemonstrasikan suatu gerakan pantomim dan sebagainya.