6 Pokok Pembelajaran Moral Pada Anak Usia Dini (PAUD)



6 Pokok Pembelajaran Moral Pada Anak Usia Dini (PAUD) –Nilai-nilai moral apa saja yang dapat dibelajarkan pada anak usia dini? Pengembangan moral pada anak usia dini berkaitan dengan pendidikan karakter yang diajarkan di sekolah.

6 Pokok Pembelajaran Moral Pada Anak Usia Dini (PAUD)

Pendikan karakter memberikan kesempatan untuk mengembangkan perilaku moral pada anak. Beberapa perilaku moral yang dapat dikembangkan pada anak usia dini, yaitu:

1. Kerjasama
Kerjasama dapat diajarkan kepada anak melalui kegiatan belajar dalam kelompok. Kerjasama penting diajarkan kepada anak agar mereka mampu menjalin hubungan yang baik dengan orang lain dan mampu memahami adanya perbedaan dalam setiap individu.

Salah satu cara mengajarkan kerjasama pada anak misalnya, guru membagi anak menjadi beberapa kelompok untuk melakukan kegiatan belajar, guru akan mengajak anak belajar menbuat sebuah hasil karya dari daun-daun yang ada di sekitar sekolah, kemudian anak bersama dua temannya mencari daun bersama dan kemudian membuat daun tersebut menjadi sebuah gambar atau hasil karya lainnya.



2. Bergiliran
Bergiliran perlu diajarkan kepada anak agar mereka belajar untuk sabar, memahami aturan dan tidak memaksakan kehendaknya sendiri. Hal ini dapat diajarkan misalnya, anak mendapatkan giliran untuk memimpin doa didepan kelas, anak bergiliran untuk memberikan pendapat, dan anak bergiliran untuk mencuci tangan sebelum makan.

3. Disiplin diri
Disiplin dapat dibangun dalam diri anak melalui banyak cara, salah satunya melalui kegiatan pembiasaan sehari-hari disekolah. Disiplin diajarkan kepada anak agar anak memahami aturan dan tepat waktu.

6 Pokok Pembelajaran Moral Pada Anak Usia Dini (PAUD) --Nilai-nilai moral apa saja yang dapat dibelajarkan pada anak usia dini? pembelajaran moral anak usia dini prinsip pembelajaran moral anak usia dini

Disiplin dapat diajarkan dengan cara misalnya, membiasakan anak untuk meletakkan sepatunya dirak sepatu, dan membiasakan anak untuk merapikan kembali peralatan belajar atau mainan yang telah selesai digunakan.

4. Kejujuran
Kejujuran perlu dibangun dalam diri anak sejak usia dini. Sikap jujur dapat ditanamkan dalam diri anak melalui kegiatan pembiasaan sehari-hari. Kejujuran diajarkan pada anak dengan tujuan agar anak mampu berperilaku sesuai dengan norma yang ada dan berani mengakui kesalahannya.

Kejujuran dapat diajarkan dengan cara misalnya, ketika anak melakukan kesalahan atau berbuat salah, guru dapat mengajak anak tersebut untuk berbicara berdua guru bertanya dengan cara yang lembut kepada anak agar si anak mau mengakui kesalahannya.

5. Tanggung jawab
Rasa tanggung jawab dapat dibangun dalam diri anak sejak usia dini. Salah satunya melalui kegiatan pembiasaan sehari-hari, misalnya anak dibiasakan bertanggung jawab atas barang miliknya. Salah satu bentuk tanggung jawab anak terhadap barang miliknya adalah merapikan kembali mainannya setelah selesai digunakan.

6. Bersikap sopan dan berbahasa yang santun
Hal yang paling penting ketika anak berada dalam lingkungan sosialnyaadalah anak mampu bersikap sopan dan berbahasa yang santun agar mereka bisa diterima dilingkungannya.

Sikap sopan dan bahasa yang santun dapat dibangun dalam diri anak melalui contoh perilaku yang ditunjukkan oleh orang dewasa yang ada di sekitar mereka, salah satunya dari pendidik disekolah.

Pindidik PAUD harus selalu menunjukkan sikap sayang dan berkata lembut kepada anak, agar si anak pun dapat memiliki rasa sayang dan bicara dengan bahasa yang baik.