Metode Pengembangan Moral Pada Anak Usia Dini (PAUD)



Metode Pengembangan Moral Pada Anak Usia Dini (PAUD) –Membentuk moral anak bisa dilakukan sejak dini, bahkan ketika anak memasuki tahun pertama usianya. Dengan pengtahuan moral, anak diajak berpikir dan membangun etika dan karakter dirinya yang baik.

Orang tua memiliki peran dalam upaya pengebangan moral anak sejak usia dini. Pada tahun-tahun pertama dari kehidupan anak, orang tua hendaknya menanamkan dasar mempercayai orang lain.

Misalnya anak harus dilindungi dan mendapatkan rasa aman dari orang tuanya terutama saat mengalami rasa sakit, cemas dan takut demikian pula apabila orang tua mejanjikan sesuatu hendaknya berusaha untuk menepatinya, sehingga orang tua tidak dicap sebagai “ pembohong “.

Orangtua dan guru disekolah dapat saling bekerjasama dalam pengembangan moral anak usia dini. Anak diajarkan tentang interaksi social dan perbedaan dalam lingkungan masyarakat. Agar perkembangan moral anak berkembang dengan optimal harus dirangsang oleh lingkungan usaha-usaha yang aktif.



Mengapa Pengembangan Moral Anak Usia Dini Penting ?

Pentingkah pengembangan moral anak usia dini? Ada beberapa alasan pentingnya pengembangan moral pada anak usia dini yaitu sebagai berikut :

  1. Mempelajari apa saja yang diharapkan kelompok social dari anggotanya sesuai hukum, kebiasaan dan peraturan yang diberlakukan.
  2. Belajar mengalami perasaan bersalah dan rasa malu bila perilaku anak tidak sesuai dengan harapan kelompok.
  3. Kesempatan untuk berinteraksi social untuk belajar tentang apa-apa saja yang diharapkan anggota kelompok.

Anak akan berkembang secara wajar dengan berbagai tahapan proses yang pada setiap tahapan membutuhkan stimulus dan motivasi yang tepat sehingga diharapkan terjadi perubahan pada semua aspek/ dimensi secara teratur dan progresif.

Metode Pengembangan Moral Pada Anak Usia Dini (PAUD) pengembangan moral anak pengembangan moral anak usia dini pengembangan moral anak indonesia pengembangan moral anak tk perkembangan moral anak dan remaja perkembangan moral anak remaja perkembangan moral anak sma perkembangan moral anak usia 0-3 tahun perkembangan moral anak pdf perkembangan moral anak paud perkembangan moral anak menurut para ahli perkembangan moral anak bangsa perkembangan moral anak usia 13 tahun perkembangan moral anak adalah perkembangan moral anak tahap prakonvensional perkembangan moral anak john dewey perkembangan moral anak usia 3-6 tahun perkembangan moral anak usia dini menurut kohlberg perkembangan moral anak usia dini adalah perkembangan moral anak pada tahap konvensional alat penilaian dalam pengembangan moral anak tk pengembangan moral agama anak usia dini perkembangan moral anak akhir perkembangan moral agama anak usia dini perkembangan moral agama anak perkembangan moral agama anak sd pengembangan moral dan agama anak usia dini perkembangan moral anak kelas awal sd perkembangan moral anak panti asuhan

Metode Pengembangan Moral Pada Anak Usia Dini (PAUD)

Pada anak usia 1 tahun, dimana anak tersebut sedang mulai belajar berbicara, maka dapat diajarkan untuk mengucap salam bila bertemu dengan orang lain, mengucapkan kata maaf bila melakukan kesalahan dan mengucapkan terima kasih bila diberi sesuatu dan lain sebagainya.

Misalnya pada usia anak mencapai 6 – 8 tahun yang rata pada usia tersebut anak duduk dikelas 1-3 Sekolah Dasar, maka “pekerjaan rumah” adalah disamping untuk menguji kemampuan anak mengenai suatu materi, maka anakpun sekaligus berlatih untuk bertanggung jawab, melatih memori, juga kemandirian serta bagaimana anak belajar mengatur waktunya.

Pengembangan moral pada anak usia dini juga dapat dilakukan dengan pemodelan (modeling) atau belajar melalui imitasi. Salah satu cara pemodelan pada anak yaitu dengan bermain peran (role playing), ketika bermain peran anak menciptakan suatu situasi dimana anak diminta untuk melakukan suatu peran tertentu (yang biasanya bukan peran dirinya) di suatu tempat yang tidak lazim peran tersebut terjadi.

Manfaat dari role playing adalah membantu seseorang mengubah sikap atau perilakunya dari yang selama ini dilakukan dan untuk menggambarkan suatu situasi atau perilaku yang sebenarnya.