Contoh Cara Membuat Sub Tema Binatang Untuk PAUD



Cara membuat sub tema Binatang –Cara identifikasi tema Binatang menjadi sub tema untuk pembelajaran PAUD. Membuat Cakupan Sub Tema Binatang Untuk PAUD dapat dilakukan dengan cara identifikasi tema menjadi sub tema pembelajaran PAUD.

Sebuah tema dapat dikembangkan menjadi sub tema, sub-sub tema, pokok bahasan, dan seterusnya. Jika pertanyaannya seberapa luas sebuah tema dikembangkan? Jawabannya tergantung seberapa luas pendidik dapat memfasilitasi pengembangan tema untuk member pengalaman baru pada anak. Artinya bila pendidik yang banyak membaca tentu akan mengembangkan tema menjadi sangat luas, tetapi bisa juga sebaliknya.

Tidak ada ketentuan sebuah tema dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu. Artinya sebuah tema bisa dilaksanakan lama dan bisa juga singkat, tergantung keluasan tema dan minat anak terhadap tema tersebut. Ada kalanya satu tema membutuhkan waktu selama sebulan atau bahkan lebih, ada juga yang kurang dari sebulan.

Pembelajaran anak usia dini dapat dikembangkan dengan menggunakan tema. Melalui tema pembelajaran, peserta didik akan lebih mudah mengenal suatu konsep pengetahuan dan dapat mempelajari sesuatu yang bersifat konkret. Dengan demikian, indikator perkembangan anak dapat tercapai secara optimal.



Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa pendidik PAUD banyak mengalami kendala dalam mengembangkan tema pembelajaran. Hal ini antara lain disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, kreativitas, kepekaan dan keberanian pendidik.

Contoh Cara Membuat Sub Tema Binatang Untuk PAUD

Membuat Cakupan Sub Tema Binatang Untuk PAUD

Contoh Cara Membuat Sub Tema Binatang Untuk PAUD. Untuk membantu para pendidik menurunkan sub tema dari sebuah tema Binatang maka kami hadirkan cakupan tema dan sub tema PAUD berikut ini.

1. Jenis binatang / macam binatang

  • Binatang kesayangan (kucing, anjing)
  • Binatang ternak (ayam, sapi, kambing, kerbau, bebek)
  • Binatang liar (harimau, singa, serigala)
  • Serangga (kupu kupu, semut, kecoa)
  • Burung (burung kakak ttua, burung dara, burung merpati, burung kutilang, burung garuda)
  • Ikan (paus, lumba lumba, lele, mujair, gurame)

2. Makanan binatang :

  • Rumput (Sapi, kambing, kerbau, gajah)
  • Daging  (harimau, buaya, serigala)
  • Jagung (burung, ayam, itik)

3. Tempat hidup binatang

  • Di air (ikan, dan  binatang binatang di laut)
  • Di udara (burung)
  • Di tanah (Cacing, semut)
  • Di kandang (ayam, kambing, sapi, kerbau, kuda)

4. Perkembang biakan binatang (mulai dari telur sampai anak) (katak, ayam, ikan)
5. Bahaya binatang (mencakar, menggigit)
6. Ciri ciri binatang

  • Berkaki dua (ayam, burung)
  • Berkaki empat (kucing, sapi, kambing, kuda)
  • Bertanduk (kambing, sapi, kerbau)
  • Bersayap (Burung)
  • Bertelur tidak mempunyai daun telinga (ayam, bebek, siput)
  • Beranak mempunyai daun telinga (kambing, sapi, kerbau)

7. Kegunaan  binatang

  • Ayam, burung, itik dagingnya dimakan bulunya dibuat sulak atau kog
  • Sapi, Kambing, kerbau dagingnya dimakan dan kulitnya di buat beduk, rebana, hiasan)
  • Buaya kulitnya ikat pinggang, tas, sepatu 

Alokasi Waktu Tema Binatang untuk PAUD

Contoh tema dan sub tema Binatang untuk PAUD memakan waktu 3 minggu dengan rincian (dapat diubah sesuai dengan kondisi lembaga):

  1. Minggu 1 : nomor 1 semuanya
  2. Minggu 2 : dimulai dari nomor 2 sampai 3
  3. Minggu 3 : dimulai dari nomor 4 sampai selesai

Manfaat Menggunakan Tema Pembelajaran untuk PAUD

Dengan menggunakan tema pembelajaran, diharapkan akan bermanfaat dalam :

  1. Menghubungkan bahasan satu dengan lainnya, sesuai dengan cara berpikir anak. 
  2. Sebagai Topik bahasan. Topik bahasan yang dekat dan dikenal anak membuat anak lebih dapat terlibat di dalamnya.
  3. Menghubungkan pengetahuan sebelumnya dengan pengetahuan yang baru  yang sudah dimiliki anak.
  4. Memudahkan pendidik PAUD dalam pengembangan kegiatan belajar sesuai dengan konsep dan sarana yang dimiliki lingkungan.