Eksplorasi Ekspresi Apresiasi pada Pembelajaran Seni PAUD



Apa itu Eksplorasi, Ekspresi, dan Apresiasi pada Pembelajaran Seni PAUD. Dalam pembelajaran seni anak usia dini yang merupakan sejumlah kegiatan yang dapat dilakukan oleh anak dengan lebih banyak melibatkan kemampuan motorik, khususnya motorik halus. Terdapat tiga aspek yang ditekankan.

Eksplorasi Ekspresi Apresiasi pada Pembelajaran Seni PAUD

Pembelajaran seni dan kreativitas menekankan pada aspek eksplorasi, ekspresi, dan apresiasi. Apa penjelasan dari ketiga aspek tersebut mari kita simak berikut ini :

A.  Eksplorasi

Secara umum, eksplorasi dalam pembelajaran seni anak bertujuan agar anak dapat:

  • Melakukan observasi dan mengeksplorasi alam semesta dan diri manusia.
  • Mengeksplorasi elemen-lemen dari seni dan musik.
  • Mengeksplorasi  tubuh  mereka  apakah  sanggup  dalam  mengerjakan sesuatu yang keatif.

Contoh yang dapat dilakukan anak:



  1. Melihat pada bagian (visual dan aura) pada lingkungan.
  2. Mengbservasi, merasakan, dan menjelaskan alam dan bentuk manusia dan suara.
  3. Menyadari akan perasaan hati dan ide yang digambarkan melalui objek, gambar, dan musik.
  4. Menggambar berdasarkan observasi.
  5. Mengeksplorasi apa yang terjadi saat mereka memadukan warna.
  6. Memperhatikan dan mengggunakan jenis garis, warna, bentuk, dan bagian bentuk untuk membuat gambar.
  7. Mengeksplorasi suara dengan instrumen yang berbeda dan benda yang lain (kertas, sisir)
  8. Bagian ritme echo seperti tepuk tangan atau bermain instrument.
  9. Menunjukkan ketertarikan pada bunyi musik instrumental.
  10. Mengatur tinggi/rendah, keras/pelan, cepat/lambat pada vokal pembicaraan atau lagu.
  11. Tanggap terhadap ritme, melody, bunyi, dan bentuk musik melalui gerak yang kreatif, seperti tari dan drama.
Eksplorasi Ekspresi Apresiasi pada Pembelajaran Seni PAUD

A.  Ekspresi

Secara umum, ekspresi pada pembelajaran seni anak bertujuan agar anak dapat:

  • Mengekspresikan  dan  menggambarkan  benda,  ide,  dan  pengalaman menggunakan jenis media seni instrumen musik, dan gerak.
  • Menambah percaya diri dalam mengekspresikan kreasi mereka sendiri.

Contoh yang dapat dilakukan anak adalah:

  1. Mengekspresikan apa yang mereka lihat, pikir, dan rasakan tentang ragam seni dan musik.
  2. Membangun  pemahaman  mereka  dan  pengalaman  dari  dunia  mereka melalui seni dan musik.
  3. Menikmati pembuatan nilai dengan menyampaikan apa yang ada dalam pikiran dan perasaannya.
  4. Mengekspresikan pikiran atau perasaan melalui alat/teknik gambar. 
  5. Pengalaman menggunakan ragam tekstur untuk membuat gambar.
  6. Menciptakan ragam alam dan benda yang ditemukan.
  7. Menggunakan materi lunak untuk model dan gambar objek.
  8. Melakukan percobaan dengan jenis alat seni dan menemukan cara baru untuk menggunakannya.
  9. Bernyanyi dan menciptakan lagu sederhana.
  10. Menggenggam  dan  mengocok  benda  dan  alat  untuk  menghasilkan bunyi dan ritme sederhana.
  11. Mengeksplorasi jenis gerak tubuh dan ekspresi dengan drama.
  12. Menggunakan gambar, bentuk, dan jenis simbol lain untuk menggambar- kan tinggi rendah suara, irama, dan bentuk musik sederhana.

C.  Apresiasi

Apresiasi pada pembelajaran seni anak bertujuan agar anak dapat menilai dan menanggapi ragam seni dan produksi kerajinan serta pengalaman seni.

Contoh yang dapat dilakukan anak:

  1. Mengekspose jenis kerajinan seni dan musik dari warisan ragam budaya tertentu.
  2. Menggambarkan dan menjelaskan produksi seni sendiri.
  3. Menikmati drama, musik atau gerakan yang mengacu pada aktivitas.